Volume 8 | Issue - 8
Volume 8 | Issue - 8
Volume 8 | Issue - 8
Volume 8 | Issue - 7
Volume 8 | Issue - 7
Background: Penyakit diabetes mellitus merupakan salah satu tantangan dalam penyembuhan perawatan penyakit periodontal. Penyakit periodontal juga merupakan salah satu komplikasi dari penyakit diabetes mellitus. Penderita diabetes seringkali mengalami kehilangan tulang alveolar, sehingga dibutuhkan penatalaksanaan berupa tindakan bedah dan non-bedah. Tantangan bagi klinisi saat melakukan perawatan adalah risiko infeksi dan rekurensi yang lebih besar. Oleh karena itu dibutuhkan adanya perhatian khusus pada perawatan pasien. Objectives: Untuk menentukan penatalaksanaan kehilangan tulang alveolar pada pasien dengan diabetes mellitus terkontrol. Case report: Seorang pasien wanita berusia 28 tahun datang ke Rumah Sakit Gigi dan Mulut Universitas Hasanuddin dengan keluhan gigi goyang, gusi turun rahang atas dan rahang bawah serta gusi mudah berdarah. Pasien memiliki riwayat penyakit diabetes mellitus yang terkontrol, tidak memiliki riwayat alergi dan tidak mengkonsumsi obat-obatan tertentu. Pasien didiagnosa periodontitis stage III grade B. Pasien mendapat perawatan bone regenerative dan dilakukan kontrol 1 bulan, 3 bulan, serta 6 bulan kemudian. Conclusion: Setelah 6 bulan, tulang alveolar telah sembuh dengan baik, terlihat gambaran radiologi, peningkatan kepadatan tulang pada area tulang yang mendapat perawatan bone regenerative.